Jenis Installasi Flow Meter


Prinsip operasi Differential Pressure Flowmeters (DP Flowmeters) di dasarkan terhadap persamaan Bernoulli yang menguraikan hubungan antara tekanan dan kecepatan terhadap suatu aliran fluida.

Alat ini memandu aliran ke dalam suatu penghalang aliran (yang mempunyai lubang dengan diameter yang berbeda dengan diameter pipa), sehingga menyebabkan pergantian kecepatan aliran (flow velocity) dan tekanan (pressure) antara segi upstream dan downstream berasal dari penghalang. Dengan mengukur pergantian tekanan tersebut, maka kecepatan aliran dapat dihitung.

Fungsi Flowmeter dan Aplikasi flow meter di dunia industri

Di dunia industri seperti industri automotiv, industri makanan dan minuman, industri kimia, industri pengolhan limbaa, Fungsi flowmeter dapat digunakan untuk :

Menenetukan kecepatan aliran suatu fluida dalam proses tertutup atau jaringan pipa
Menghitung flow rate atau debit air dalam pipa maupun aliran terbuka seperti parit atau sungai
Dapat mengecek performa suatu mesin atau pompa seperti terhadap sitem pendingin, cooling tower atau lainnya
Dapat untuk mengukur dan jelas suatu volume atau massa suatu fluida yang melewati flow meter
Flow meter termasuk berfungsi sebagai control terhadap suatu proses ketika output dihubungkan ke plc

Jenis Installasi Flow Meter

Inline Flow Meter

Inline flow meter merupakan type instalasi dengan langkah mematang pipa. Jenis instalasi ini dimiliki oleh hampir seluruh type dan teknology flow meter dan bermacam type fluida. Pada Peraktekna flowmeter Inline ini dimiliki oleh seluruh type dan type flow meter tokico.

Pada awal flow meter di ciptakan, type instalasi ini paling banyak di memakai di mana fungsi flow meter digunakan untuk mengukur debit air dan volume air yang mengalir dalam flow meter

Insertion Flow Meter

Insertion flow meter merupakan type installasi dengan langkah melubangi pipa. Pipa Utama yang dipasang flow sensor di lubangi lantas di pasafang fitting baik dengan pengelasan maupun cenis clamp on. Kemudian sensor dimasukan dan di kunci terhadap fitting.

Pada Perakteknya flowmeter Insertion ini dimiliki oleh type flow meter magnetic, turbine, ultrasonic, paddle wheel, vortex dan thermal mass.

Clamp-On Flow Meter

Clamp on flow meter merupakan type installasi dengan langkah tidak memotong maupun melubangi pipa, di mana sensor memadai di tempel di luar permukaan pipa dan di clamp. Sehingga terhadap selagi installasi aliran dalam pipa tidak harus berhenti atau pompa tidak harus mati atau valve tidak harus ditutup.

Jenis instalasi ini cuma di miliki oleh type flow meter ultrasonic dan banyak diaplikasikan terhadap type flow meter portable. Karena sifatnya yang sederhana dan ringan penggunaanya. Untuk harga kebanyakan memadai mahal, tapi kecuali diaplikasikan terhadap pipa besar secara ekonomis bakal dinilai murah. Untuk Aplikasi terhadap pipa besar baiay instalasi lebih mrah dibandingkan dengan type inline ataupun insertion.

Open Channel Flow Meter

Open channel flow meter merupakan type installasi yang digunakan terhadap jalan terbuka seperti terhadap parit, gorong-gorong, channel atau pipa besar yang aliranya tidak dapat penuh. Jenis ini kebanyakan memakai dua type sensor ketinggian dan velovity atau perbedaan ketinggian.

Pada dasarnya flow meter open chanel ini mengkalkulasi kecepatan aliran dengan perhitungkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran dapat memakai transit time flow meter atau Magnetic flow meter. Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran memakai ultrasonic level sensor. Penggabungan velocity dengan luas penampang dapat membuahkan kapasitas aliran atau flow rate aliran dalam kanal.

Akurasi Flow Meter

Kemampuan flow meter untuk mengukur dan mengontrol aliran secara akurat benar-benar penting. Keakuratan berasal dari flow meter untuk menjaga situasi proses yang diperlukan manfaat memaksimalkan produksi pabrik, efisiensi dan mutu produk. Seringkali, akurasi berasal dari pengukuran aliran digunakan sebagai indikator kinerja mesin maupun proses secara keseluruhan.

Keakuratan ini penting manfaat memperoleh preforma mesin yang maksimal maupun menjaga stabilitas berasal dari mutu hasil produksi yang disyaratkan.